Jul 10, 2012

KENAPA SAYA LEBIH MENYUKAI SPIDER-MAN YANG BARU


Okay kita sudah menyaksikan sendiri bagaimana aksi sang "The New Peter Parker / Spider-Man" di bioskop. Dan tentu saja kita juga sudah terlebih dahulu menyaksikan Spider-Man versi Sam Raimi ditahun 2002 - 2007 (Spider-Man, Spider-Man 2, dan Spider-Man 3) lalu. Maka, apakah reboot ini benar-benar memberikan rasa yang segar dilidah kita? Hehe... Kue kali... Baiklah, disini saya ingin mengungkapkan kenapa saya lebih menyukai Spider-Man yang baru ini daripada yang lama. Hati-hati sedikit spoiler ya! XD


1. Andrew Garfield adalah Peter Parker.
Hmmmm, terus terang saya lebih suka melihat Andrew disitu daripada Tobey Maguire. Sungguh mengingatkan saya akan Peter Parker versi Ultimate meskipun memang model rambut-nya tidak sama. Hehe... Tapi, karakter yang diberikan oleh para penulis terhadap Peter yang saat ini benar-benar keren dan sesuai dengan kehidupan banyak remaja laki-laki saat ini. Hehe... Dan jika melihat proporsi tubuh-nya, memang mirip sekali dengan Ultimate Peter. Whooaa....

2. Kemunculan Gwen Stacy sebagai cinta pertama Peter.
Yah, saya sebetul-nya sempat bingung kenapa pada saat itu mereka lebih memilih menggunakan Mary Jane difilm tahun 2002. Gwen adalah cinta pertama Peter saat pertama kali Stan Lee dan Ditko menggarap Spider-Man di komik. Yah memang di Ultimate kebalikan-nya. Tapi, sungguh saya melihat sosok Gwen Stacy disini lebih ok daripada Mary Jane yang diperankan oleh Kirsten Dunst. Jauuuh lebih cantikan si Emma Stone kalau dimata saya. Dan, chemistry Peter dengan Gwen lebih terasa menyetrum disini dibandingkan Peter dan MJ.

3. Keputusan untuk menggunakan Web-Shooter.
Yap, ini juga salah satu yang saya sesalkan di film-film Spidey sebelum-nya. Kenapa mereka merubah jaring Spider-Man jadi organik? Okay dia memang memiliki kemampuan seekor laba-laba namun pada saat pertama kali Stan Lee menciptakan Spidey dia tidak menggunakan metode jaring organik seperti itu, karena itu arti-nya harus ada penjelasan ilmiah yang semakin panjang lagi mengingat komik-komik Marvel berbasis Science-Fiction dibanding DC yang lebih ke Fantasy.

4. Kostum.
Ooh, mmmmmm, ok, sebetul-nya kalau yang ini hampir 50/50 karena saya masih merasa bentuk mata di Spider-Man versi Raimi itu keren namun untuk warna, sesungguh-nya versi Marc Webb ini saya lebih suka. Warna merah dan biru yang mencolok dan gelap, logo laba-laba yang besar dan detail serat yang tinggi, keren. Namun, saya masih memiliki problem di tekstur jaring-nya yang datar dan lurus-lurus saja, tapi, it's ok!! :)

5. Jangan bunuh penjahat-nya, pleaaase!!!
Yap, yang terakhir namun yang terpenting, tolong jangan hobby membunuh penjahat ditiap film. Ayolah, hal seperti itu tidak selalu terjadi di komik, sehingga suatu saat nanti di masa depan dapat kalian gunakan lagi untuk pelengkap cerita atau "minor villain" di film berikut-nya. Lagipula, tokoh-tokoh tersebut punya prospek panjang dikedepan-nya bagi kehidupan Spider-Man, jadi please jangan bunuh si penjahat ditiap film. Nah, apa yang kita dapatkan di TASM benar-benar sesuai dengan harapan saya jadi, ok!!!

Yah, begitulah kira-kira pendapat saya dan alasan-alasan kenapa saya lebih menyukai Spider-Man yang baru daripada yang sebelum-nya. Bagaimana dengan kalian? Apakah kalian lebih menyukai versi Raimi atau yang sekarang ini?

Oh ya hanya sekedar info, film The Amazing Spider-Man ini sudah menghasilkan $4.5 juta (sekitar Rp. 40 Miliar) sendiri di negara kita dan mencatatkan diri sebagai film dengan rekor opening terbaik bahkan mengalahkan Avengers. Wow, dahsyat ya? Saya jadi curiga jangan-jangan ini karena Bioskop Trans TV yang sering sekali memutar film-film Spider-Man setiap malam... Haha!!!









13 comments:

Limit Komputer said...

Sdh ane follback gan terima kasih telah bekerja sma

FANBOY said...

Yoi sama2 bro! XD

Kencana said...

Sebenarnya saya nggak masalah sih.
Saya heran. Di komik, Spidey itu jago banget ngebanyol atau membuat lelucon lucu2. Bahkan di komik crossover dengan Deadpool, dia sanggup adu konyol ama Deadpool.

Entah napa, di setiap film dia jadi remaja emo nan angsty. Whyyy?

FANBOY said...

Hmm, klo bagi gw sich udah lucu kok si Spidey, coba ada live-action Deadpool ditemuin sama Spidey, baru deh kita tahu kaya gimana dah tuch bakalan-nya...

XD

bang dayat said...

kayaknya sobat fans spiderman ya... folback balik ya...

FANBOY said...

@bang dayat:
Wah, sebetul-nya secara spesifik, nggak juga sich, saya lebih ke fans Fantastic Four, X-Men sama Avengers n secara keseluruhan saya emank Marvel Hardcore... Haha!! XD

Ok udah saya follow ya... ^.^

Rasyidharry said...

Nanya nih bro, kalo tempat donlot komik apa scanlation buat american comic gitu dimana ya?

Bang Dayat said...

makasih ya dah follow..

FANBOY said...

@Rasyidharry:
Di Kask*s ada kok forum-nya khusus buat Western Comics gitu n ada yang ngasih l*nk donlotan-nya juga tapi cuma DC doank soal-nya klo M*rvel nggak boleh disitu... XD

@Bang Dayat:
Sip, sama2 bro! :)

JONNY'S MOVEE (Movie Review) said...

Thiz one is a better Spider-Man. Rocks! ^_^

FANBOY said...

@JONNY'S MOVEE (Movie Review):
Agree!!!

nugrosinema said...

Overall,saya lebih suka yg versi baru ini..
klo ada yg aga disayangkan mungkin sinematografinya agak kurang,bnyak adegan terlalu ‘komputer’ banget

FANBOY said...

@nugrosinema:
Yup, mungkin director-nya harus yang lebih action-orientated kali ya? XD